Thursday, 11 April 2013

Pekerja, ataukah Aktivis..........?


Apabila anda mendengar kata “pekerja”, maka apa yang ada dalam benak anda? Apakah karyawan, kuli, ataukah buruh? Kesemuanya menjelaskan sebuah profesi yang sangat terikat ruang dan waktu, juga menguras pikiran dan tenaga dengan hasil atau upah yang pas-pasan. Kalau yang ditanyakan kemudian adalah “aktivis” lantas  apa yang kemudian bisa anda pikirkan? Provokator…..? Sesuatu pekerjaan yang dapat dikatakan sebagai profesi tetapi juga bisa disebut sebagai bukan profesi karena pekerjaan ini tidak dapat dinilai dengan materi saja. Membicarakan dua kata diatas sepertinya sederhana. Tetapi ketika mempertanyaan konotasi dari dua kata tersebut apa jawabannya? Positifkah atau malah negatif? Membicarakan positif maupun negatif memang kita tidak dapat menilainya dengan sederhana. Mari kita mencoba simulasi dengan mengambil contoh.


“Tahun 2011 hinggga 2013 Dompet Dhuafa Republika yang merupakan sebuah lembaga penyalur zakat, infak dan shadaqah(ZIS) mengembangkan sayap jaringan ekonomi dengan Program Klaster Mandiri yang melibatkan 3 jejaringnya, yakni Pertanian Sehat Indonesia(PSI), Kampung Ternak Nusantara(KTN) dan Karya Masyarakat Mandiri(KMM). Klaster Mandiri merupakan program peningkatan pendapatan masyarakat melalui pemberdayaan usaha masyarakat dalam bentuk pengembangan kelembagaan lokal. Kelembagaan yang dibina diwujudkan berbentuk koperasi dengan menerapkan mekanisme usaha yang halal sehingga dapat disebut koperasi syari’ah. Dengan adanya lembaga binaan tersebut diharapkan sistem usaha yang halal dapat terus berlanjut walaupun program Klaster Mandiri sudah berakhir. Sehingga tujuan dari program tersebut dapat masyarakat rasakan ketika mereka dapat menggerakkan usaha dalam kelembagaan lokal tersebut secara mandiri. Diperlukan adanya dukungan dari pihak yang berkepentingan dari para perangkat desa sampai tingkat pemerintah daerah agar kelembagaan lokal binaan dapat terpelihara.”
Dari paparan diatas, bila kita menggunakan pisau analisis kita dapat mengupas lebih dalam dan memilahnya menjadi beberapa poin utuk dianalisis.
-          Dompet Dhuafa Republika yang merupakan sebuah lembaga penyalur zakat, infak dan shadaqah(ZIS) mengembangkan sayap jaringan ekonomi dengan Program Klaster Mandiri. 1) Untuk menyalurkan ZIS secara amanah diperlukan pekerja ataukah aktivis? 2) Untuk mengembangkan sayap jaringan ekonomi dibutuhkan seorang pekerja ataukah aktivis?
-          Kelembagaan yang dibina diwujudkan berbentuk koperasi dengan menerapkan mekanisme usaha yang tidak bertentangan dengan agama sehingga dapat disebut koperasi syari’ah. 1) Untuk mewujudkan sebuah lembaga apakah diperlukan pekerja ataukah seorang aktivis? 2) Terlebih untuk membina anggota dalam mewujudkan mekanisme usaha yang halal dibutuhkan seorang pekerja ataukah seorang aktivis?
-          Dengan adanya lembaga binaan tersebut diharapkan sistem usaha yang halal dapat terus berlanjut walaupun program Klaster Mandiri sudah berakhir. Untuk memperjuangkan harapan tersebut apakah dibutuhkan seorang pekerja ataukah aktivis?
-          Sehingga tujuan dari program tersebut dapat masyarakat rasakan ketika mereka dapat menggerakkan usaha dalam kelembagaan lokal tersebut secara mandiri. Untuk mengubah masyarakat dari ketidak berdayaan menjadi masyarakat yang mandiri diperlukan pekerja ataukah aktivis?
-          Diperlukan adanya dukungan dari pihak yang berkepentingan dari para perangkat desa sampai tingkat pemerintah daerah agar kelembagaan lokal binaan dapat terpelihara. Untuk memperjuangkan dukungan dari berbagai pihak dibutuhkan pekerja ataukah aktivis?
Dari analisis diatas, apa yang muncul dalam benak anda kemudian mengenai pekerja ataukah aktivis? Masih negatif kah ataukah positif? Jadi positif ataukah negatif itu tergantung jenis pekerjaan apa yang dilakukan. Kalau pekerjann yang dilakukan itu haram yang bertentangan dengan norma dan nilai-nilai agama enta pekerja ataukah aktivis menyebutnya pasti pekerjaan itu akan bernilai negatif. Tetapi kalau pekerjaan yang dilakukan itu halal tentunya akan bernilai positif dan insya Allah akan mendapat pahala di akhirat nantinya.
Sekarang saya bertanya kepada anda, anda pekerjakah atau aktivis? Hayo pilih mana? 

No comments:

Post a Comment